CUKUPKAH GIZI IBU HAMIL VEGETARIAN?

06/04/2010 -

Anda penganut “Vegi” yang sedang hamil?

Kuasai kiatnya, kehamilan Anda pun berjalan sehat.

Pola makan vegetarian, rasanya sudah tak asing lagi saat ini. Penganut pola makan yang lebih popular dengan istilah “vegi” ini, sebenarnya terbagi dalam 3 golongan.

  • sama sekali tidak mengonsumsi sumber bahan makanan hewani, jadi benar-benar hanya dari bahan makanan yang berasal dari nabati (pure vegetarian/vegan).
  • tidak mengonsumsi bahan makanan hewani, tetapi masih “menerima” susu serta hasil olahannya (lacto-ovo vegetarian).
  • tidak mengonsumsi bahan makanan hewani, tetapi selain masih minum susu serta hasil olahannya, juga mengonsumsi telur (lacto vegetarian).

Ini kiatnya

vegetarian-kebab--thumb9436727 Kita tahu, kondisi hamil memerlukan asupan gizi secara lengkap dalam jumlah seimbang. Umumnya hal ini bisa diperoleh melalui bahan makanan hewani dan nabati. Masalahnya, bagaimana bila Anda penganut vegi? Cukup lengkap dan seimbangkah kandungan gizi makanannya untuk masa hamil?

Eits…tak usah gelisah dulu, ibu. Kuasai saja dengan baik kiat-kiat mengantisipasinya. Dijamin kehamilan Anda berjalan lancar, janin Anda tumbuh sehat, sementara vegetarian tetap berlangsung. Apa saja yang perlu jadi perhatian?

  • Tentu Anda pernah dengar asam folat, ‘kan? Ya, asam folat memang penting sekali bagi ibu hamil. Cukupnya asam folat selama hamil bisa mencegah atau menghindari janin dari risiko terjadinya kelainan atau cacat dalam kandungan/bawaan. Masalahnya, asam folat banyak terdapat dalam hati ayam atau hati sapi, sedang pada sayuran serta buah-buahan, meski ada, tetapi jumlah kandungannya lebih sedikit. Lalu, bagaimana dengan ibu hamil yang menganut vegi? Selain dianjurkan menambah konsumsi sayuran dan buah-buahan serta susu kedelai (yang juga mengandung asam folat), ada baiknya juga ibu hamil menambahnya dengan suplemen khusus penambah asam folat.
  • Kita semua tahu, Protein penting sebagai zat pembangun dan pertumbuhan jaringan baru. Bagi ibu hamil penganut vegi lacto-ovo dan lacto, tentu tak jadi masalah. Bagaimana dengan ibu hamil vegan? Tak perlu khawatir. Bagi mereka, tersedia berbagai macam makanan sumber protein nabati. Misalnya, golongan kacang-kacangan. Ibu hamil disarankan minimal mengonsumsi 5 macam, seperti kacang kedele, termasuk tempe, tahu dan susu kedele, juga kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang bogor, dan sebagainya. Serealia seperti beras merah dan jagung, juga bisa jadi pilihan.
  • Bagi ibu hamil kecukupan zat besi akan menghindarkannya dari kondisi anemia, mengingat fungsinya sebagai pembentuk hemoglobin sel darah merah. Masalahnya, kekurangan zat besi memang bisa dialami penganut vegi murni. Maklum, sumber zat besi sebagian memang berada pada hati dan daging. Tetapi, jangan risau. Penganut vegi murni bisa mendapatkan zat besi dari sayuran, seperti bayam, juga dari buah-buahan serta kentang. Hanya saja, karena zat besi yang terkandung dalam sumber nabati lebih sulit diserap tubuh ketimbang dari bahan hewani, maka ibu hamil juga perlu memperhatikan asupan vitamin C nya. Vitamin C yang cukup, yang bisa diperoleh dari buah-buahan juga sayuran berwarna cerah, dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.
  • Kalsium pegang peranan pada fungsi otot dan sistem saraf tubuh, juga dalam pembentukan tulang dan gigi janin. Bagi penganut vegi murni, sumber kalsium bisa diperoleh dari sayuran berwarna hijau tua, seperti bayam, brokoli dan kangkung, juga rumput laut dan tentu saja susu kedelai.
  • Vitamin B6 dan B12 bertanggung jawab atas berlangsungnya semua fungsi sel-sel tubuh serta membentuk sarana penghantar rangsang dari otak melalui sistem saraf. Karena itu, ibu hamil vegetarian perlu memperhatikan asupan kedua vitamin ini dengan selalu mengonsumsi makanan yang berasal dari kacang kedele (tahu, tempe, oncom, susu kedelai) juga aneka makanan serealia.

Yakinkan diri

vegetarian-food-woman-eating-salad-thumb11944394 Selama Anda jalankan panduan pola makan di atas, tak ada yang perlu Anda risaukan lagi. Yakinkan diri bahwa Anda telah mempersiapkan segalanya yang terbaik demi kesehatan Anda dan buah hati yang berada dalam rahim.

  • Setiap kali Anda makan, setelah berdoa, lakukan afirmasi. Katakan pada diri,

“Semua bahan makanan ini adalah pilihan terbaik bagiku dan janinku”

“Makanan yang kumakan ini akan memberi kesehatan yang prima bagi kehamilanku”

“Janinku akan tumbuh sempurna dan optimal dengan zat gizi yang terkandung dalam semua makanan yang aku makan”

  • Jangan lupa, setiap kali Anda makan, “ajak” serta janin Anda.

“Waktunya makan nak… yuk, kita nikmati sama-sama yaa”

“Hari ini ibu buat salad spesial buat kita berdua. Coba rasakan, segar sekali ‘kan?”

“Ini sayur bayam campur kacang hijau. Kaya zat besi dan protein. Kamu akan tumbuh sehat dan kuat, nak”.

Jadi, ibu hamil vegi, tak perlu khawatir lagi, ‘kan? Cermat memilih bahan makanan, dan mengonsumsinya dengan tepat, adalah kuncinya.

Tags: , , , , , , ,