HAMIL, BOLEHKAH MUDIK?

09/08/2010 -

Tentu sangat membahagiakan bisa berhari raya bersama orangtua dan seluruh keluarga besar. Sayangnya, tidak semua keluarga besar berada di satu kota.

Bila sedang hamil, bolehkah berkunjung dan berhari raya di luar kota?

Pertanyaan semacam ini selalu jadi pertanyaan ibu hamil. Bisa dimengerti, karena di satu sisi, begitu besar keinginan berkumpul dan berbahagia bersama orangtua dan keluarga besar di hari raya. Tetapi di sisi lain, Anda juga harus memikirkan kesehatan dan kehamilan Anda.

MUDIK

Boleh, asal…

Pada dasarnya, selama kondisi kehamilan Anda sejak awal dinyatakan sehat oleh dokter, melakukan perjalanan jauh tak ada masalah. Meski, tetap ada “aturan main”nya, demi kesehatan Anda dan janin, serta kenyamanan Anda sendiri selama perjalanan.

Namun, bila sejak awal kehamilan dokter menemukan adanya “masalah”, mudik yang bisa melelahkan ini sebaiknya dipertimbangkan kembali, mengingat  berbagai risiko yang bisa Anda hadapi nantinya. Misalnya, Anda akan lebih cepat lelah sehingga tubuh Anda pun jadi lemah. Akibatnya daya tahan tubuh menurun dan Anda jadi mudah terkena penyakit. Bila demikian, bagaimana Anda bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga besar? Belum lagi risiko terjadinya perdarahan dan keguguran akibat tubuh yang melemah dan kehamilan yang tak sehat.

Makanya sangat disarankan untuk melakukan konsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum melakukan perjalanan jauh.

Perlu perhatian

Kondisi kehamilan serta kesehatan Anda secara umum, sangat menentukan diberi “lampu hijau” atau tidaknya Anda melakukan perjalanan jauh. Kondisi kehamilan dan kesehatan di bawah ini, termasuk “lampu merah”;

  • Anda pernah mengalami keguguran, kelahiran prematur, atau ketuban pecah dini, di kehamilan sebelumnya
  • Pernah mengalami masalah tekanan darah tinggi, keracunan kehamilan atau diabetes di kehamilan sebelumnya
  • Leher rahim Anda lemah
  • Mengalami kelainan letak plasenta
  • Ditemukan kelainan pada janin
  • Kehamilan Anda kembar
  • Anda menderita penyakit jantung, asma, paru-paru, diabetes, serta anemia

Ikuti ”aturan main”nya

Syukurlah, ternyata dokter memberi Anda ”lampu hijau” untuk berhari raya di luar kota.

Idealnya, perjalanan mudik sudah Anda lakukan paling tidak seminggu sebelum hari raya. Kita semua tahu, bagaimana kondisi perjalanan mendekati hari raya. Sayangnya, bagi ibu bekerja, tentu tak semudah itu bisa dilakukan. Bila memang Anda baru bisa melakukannya 1-3 hari menjelang hari raya, pastikan kondisi kesehatan dan kehamilan Anda prima, dan Anda sudah melakukan berbagai persiapan yang optimal jauh-jauh hari.

Agar perjalanan jauh ini bisa Anda nikmati, beberapa hal di bawah ini perlu Anda siapkan.

Sebelum berangkat

  • Pastikan di kota tujuan Anda, ada tempat untuk memeriksakan kesehatan dan kehamilan Anda seandainya diperlukan.
  • Bawalah surat keterangan rujukan dari dokter kandungan Anda. Ini sangat perlu, sehingga seandainya terjadi sesuatu pada kehamilan Anda, dokter, bidan atau penolong persalinan di kota yang Anda kunjungi memiliki gambaran tentang kondisi kehamilan Anda selama ini.
  • Pilih kendaraan atau alat transportasi yang membuat Anda nyaman selama perjalanan jauh. Kenyamanan Anda selama perjalanan merupakan salah satu kunci kesehatan kehamilan Anda juga, lho. Gunakan kendaraan dengan sirkulasi udara yang baik, posisi dan kondisi kursi yang sesuai dengan tubuh, serta pastikan kedua kaki Anda dapat diselonjorkan sehingga tidak mengganggu peredaran darah.
  • Bila menggunakan transportasi umum, syarat tadi perlu ditambahkan lagi. Sebaiknya pilihlah tempat duduk di sisi luar (bukan dekat jendela) sehingga memudahkan Anda bila ingin bergerak atau berdiri. Yang pasti, pilih ruang bebas rokok. Jangan lupa pula, perhatikan kondisi toiletnya.

Selama perjalanan

  • Gunakan pakaian yang nyaman di tubuh dan menyerap keringat. Pilih sepatu yang juga nyaman dipakai dalam perjalanan jauh. Bawa tas tangan yang besarnya sedang, isi dengan keperluan penting saja. Hindari membawa beban yang terlalu berat.
  • Bawalah makanan/ camilan yang sehat, seperti roti, biskuit dan buah segar. Jangan lupa selipkan sebotol air putih dalam tas untuk mencegah dehidrasi.

Tetap ”penuh kesadaran”

Berhari raya bersama keluarga besar memang membawa suasana riang. Meski demikian, sangat bijaksana bila Anda tetap melakukan segala hal dengan penuh ”kesadaran”. Maksudnya? Yaa…jangan sampai lupa diri sehingga mengganggu kesehatan Anda dan janin. Lakukanlah segala sesuatu dengan selalu mengingat tujuan dan ”kebaikan”nya, baik bagi diri Anda, janin Anda, serta lingkungan Anda.

Mulailah dengan selalu ”mengikutsertakan” janin di setiap kegiatan. Misalnya,

  • Sejak awal, katakan padanya kalau ayah dan bundanya, mengajak dirinya melakukan kunjungan ke sanak keluarga untuk berhari raya bersama. Bahwa sanak keluarganya akan ”mengenal” dirinya sejak ia masih dalam kandungan bundanya. Yakinkan bahwa segalanya pasti akan menyenangkan.
  • Ajak pula janin untuk bersama-sama menjaga kesehatan, sejak berangkat, selama di tempat tujuan hingga kembali ke rumah.
  • Katakan pada janin untuk mengingatkan Anda bila Anda ”lupa diri” atau ada suasana yang membuat janin tidak nyaman. Buatlah perjanjian bersamanya. Misalnya, bila ingin memberi tahu atau mengingatkan Anda, mintalah ia  mengetuk keras dinding perut Anda, dan lain-lain.

Intinya, teruslah berkomunikasi dengan janin. Hubungan yang terus terjalin kuat, akan membantu Anda untuk selalu dalam kondisi ”kesadaran”. Kondisi yang membuat Anda dan janin selalu dalam keadaan sehat, secara lahir maupun batin.

Hal lain yang juga penting Anda lakukan adalah,

  • Jaga pola makan. Pastinya, banyak makanan yang menggiurkan dan mengundang selera selama hari raya. Meski demikian, ingatlah selalu untuk memilih makanan yang membawa ”kebaikan” bagi tubuh dan janin. Bukan makanan yang sekedar nikmat di mulut, apalagi yang bisa mengganggu janin.
  • Cukupi kebutuhan istirahat. Mengunjungi rumah sanak keluarga memang menyenangkan. Tetapi terlalu banyak kegiatan – bergerak, berdiri, berjalan – yang dilakukan terus menerus tanpa istirahat, mempercepat datangnya kelelahan. Padahal, kelelahan bisa mengganggu kesehatan Anda dan janin.
  • Patuhi saran dokter bila memang ada pesan khususnya, apakah itu saran untuk  minum vitamin agar stamina terjaga, atau hal lainnya. Bagaimanapun, tentu Anda ingin kembali ke rumah dalam keadaan tetap sehat dan bugar, bukan?

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,