HEMAT ENERGI SELAMA HAMIL

09/08/2010 -

Siapapun kini mengerti, bahwa sedang hamil tidaklah sama dengan menderita sakit dan harus banyak berbaring di tempat tidur. Meski demikian, bukan pula kondisi yang bisa diabaikan begitu saja.

Tidak ada yang melarang ibu hamil beraktifitas. Hanya saja perlu diketahui bahwa selama hamil Anda akan cenderung mudah kehilangan tenaga. Sebenarnya hal ini normal, mengingat Anda harus berbagi segalanya dengan janin yang terus tumbuh, termasuk energi.

Itu sebabnya, bagaimanapun energetiknya Anda, tetap Anda harus bijak menyiasati aktifitas Anda sehari-hari, sehingga Anda tidak kehabisan tenaga yang membuat kesehatan Anda serta pertumbuhan janin terganggu.

HEMAT ENERGI

Ini triknya

  • Semandiri apapun Anda, jangan paksa diri melebihi kapasitas Anda selama hamil ini. Jadi, jangan segan minta tolong. Misalnya untuk mengambilkan alat tulis yang terjatuh dan masuk ke kolong meja, atau mengambil buku yang letaknya jauh di atas lemari.
  • Delegasikan beberapa pekerjaan di rumah pada pembantu. Beri kepercayaan padanya. Misalnya, menyeterikan baju, termasuk baju kantor, menyiapkan dan memasak makanan, dan sebagainya. Tentu saja, semua atas supervisi Anda.
  • Untuk menghemat tenaga, aturlah waktu berbelanja Anda. Misalnya, pilih bahan makanan yang bisa disimpan dan tetap segar dalam lemari pendingin, sehingga Anda tidak perlu berbelanja bahan makanan setiap pulang kantor. Dimana perlu, carilah orang yang bisa Anda mintakan tolong untuk berbelanja keperluan rumah tangga yang lain, seperti sabun mandi, pembersih lantai, dan lainnya.
  • Suatu langkah yang bijaksana bila Anda mau menyesuaikan standar kebersihan dan kerapihan rumah Anda yang tinggi dengan kondisi dan keadaan Anda saat ini. Apalagi di masa-masa hari raya ini, umumnya kita “kehilangan” tangan kanan kita di rumah. Ya, mereka mudik untuk merayakan hari raya bersama keluarganya. Karena itu, ikhlaskanlah untuk tidak menuntut meja serta kursi yang selalu dalam posisi simetris dengan karpet, misalnya. Atau mengembalikan letak pot yang sedikit miring akibat tergeser kaki kucing.
  • Sebisanya, kurangi naik-turun tangga atau berjalan mondar-mandir yang tak perlu, baik di rumah maupun di kantor. Dengan demikian, kerja jantung Anda tidak terlalu berat.
  • Bila Anda bekerja di kantor,
    • Bawalah bekal makanan, minuman serta buah ke kantor. Dengan demikian Anda bisa menghemat tenaga karena tidak perlu keluar kantor untuk makan siang.
    • Hindari bekerja lewat waktu. Semakin larut Anda pulang kantor, perjalanan akan semakin terasa berat dan kondisi tubuh Anda pun sudah sangat lelah. Kuncinya tentu ada pada skala prioritas dan manajemen waktu yang tepat.
    • Bila akan bepergian, lakukan persiapan yang cermat dan tenang, sehingga segala kegiatan sebelum berangkat bukanlah kegiatan yang tergesa-gesa, penuh hiruk-pikuk, heboh dan “menyedot” energi besar.
      • Siapkan pakaian serta semua perlengkapan yang diperlukan pada malam sebelumnya.
      • Bila ingin membawa bekal untuk di perjalanan atau kantor, sediakan bahan-bahannya pada malam sebelumnya. Sediakan waktu lebih banyak sebelum berangkat untuk memasak atau menyiapkan semua bekal.
      • Pilih alat transportasi yang tidak memberatkan dan menyusahkan. Misalnya, pilih kendaraan dengan kursi yang nyaman, ruang untuk kedua kaki yang cukup serta sirkulasi udara yang baik.
      • Bila menggunakan kendaraan umum, sebisanya pilih kendaraan yang membuat Anda nyaman. Seandainya semua kursi terisi dan tubuh Anda memerlukan istirahat, jangan segan meminta tempat duduk pada orang lain. Usahakan pula Anda bebas dari paparan asap rokok selama perjalanan.
      • Jangan pernah abaikan janin Anda. Jalinlah komunikasi yang “manis” dengan janin. Mintalah ia untuk segera memberitahu Anda seandainya Anda sudah mulai lupa diri dan tidak menyadari kekuatan dan kesehatan Anda. Janin senang kok, diajak kerjasama, apalagi untuk membantu bunda tercintanya.

Tags: , , , , , , , , , ,