IBU HAMIL, MARI MENARI

07/30/2010 -

Ada banyak cara menuju sehat dan hati riang. Salah satunya, dengan menari. Tidak terkecuali bagi ibu hamil. Mengapa tidak kita coba?

Agar jalannya kehamilan lancar dan sehat serta janin tumbuh optimal, sebenarnya tidak hanya dibutuhkan nutrisi seimbang dan pantauan kesehatan secara fisik. Suasana hati bunda yang tenang, seimbang serta damai, juga pegang peran besar. Bukankah kita ingin buah hati kita lahir sehat fisik dan mental, lahir dan batin?

Bukan penari? Itu tidak penting

pregnant-woman-exercising-silhouette-largethumb4389641Bahwa suasana hati bunda “nyambung” ke janin, mungkin banyak ibu hamil sudah menyadarinya. Jadi, bila suasana hati sang bunda senang, janin pun riang. Sebaliknya, bila hati bunda selalu gundah, janin juga ikut-ikut “murung”.

Masalahnya, bila ibu hamil serta janinnya “murung”, jalannya kehamilan serta pertumbuhan janin bisa terganggu.  Ini berarti, kita punya tanggung jawab untuk selalu membuat suasana hati kita senang, riang dan bahagia, bukan?

Salah satu cara yang sehat membangkitkan rasa riang adalah dengan menari. Mengapa tidak dicoba?

“Yang benar aja, saya kan bukan penari”, kata Rina. “Hwaduuh…, saya belajar menari terakhir itu kelas 1 SMP,” timpal Anita. “Hmmm…. seumur-umur saya tidak pernah tuh, namanya menari,” sahut Lila acuh tak acuh.

Tahukah Anda, bahwa saat Anda menari dengan hati senang, janinpun ikut menari dan menikmati? Jadi sebenarnya, tidak penting apakah kita ini penari atau bukan, pernah belajar menari atau belum.

Intinya disini adalah, menggoyangkan badan, mengikuti irama, dan menikmatinya sepenuh hati, sudah…. Toh kita menari kali ini bukan dalam rangka pementasan atau ajang lomba. Tujuan utamanya lebih pada membawa suasana hati ibu hamil rileks, senang dan riang. Sebab kita sudah tahu, suasana hati seperti ini, punya pengaruh luar biasa pada kesehatan fisik dan mental ibu hamil.

Menari = olah tubuh

Saat menari, banyak sekali otot-otot tubuh yang dilibatkan. Ibarat olah fisik seperti tai chi, yoga atau pilates, gerak tari yang berirama juga bisa menguatkan otot-otot tubuh sekaligus membuatnya lentur dan fleksibel. Mulai dari otot leher, bahu, tangan, dada, pinggang, pinggul, hingga kaki. Suatu kondisi yang sangat diperlukan bagi jalannya kehamilan.

Menari yang melibatkan banyak gerak tubuh secara teratur, juga bisa membantu merangsang lancarnya peredaran darah. Makanya, tidak heran kalau menari juga bisa membuat tubuh ibu hamil menjadi bugar. Dengan demikian, gangguan-gangguan kehamilan, seperti mudah lelah dan lesu, pusing atau sering pegal-pegal, bisa teratasi. Stamina ibu hamil juga akan meningkat.

Ada rambunya

Kita tahu ada banyak jenis tarian. Ada yang penuh keteraturan, ada pula yang “longgar”, sehingga lebih bebas dan leluasa melakukannya. Ada yang gerakannya menghentak, ada yang lembut berayun. Ada yang banyak berputar atau meliuk, ada yang gerakannya ringan-ringan saja.

Meski Anda selama ini sudah sering menari, ketika hamil, tetap lebih disarankan untuk memilih gerak tari yang tidak penuh hentakan. Bagaimanapun kondisi tubuh saat hamil berbeda dari tidak hamil.

Yang juga perlu disadari adalah, selama hamil, titik pusat keseimbangan tubuh berpindah, sesuai dengan membesarnya perut. Karena itu, gerakan yang banyak berputar atau meliuk, harus dipertimbangkan benar-benar.

Pemilihan gerak tari memang harus diperhatikan, jangan sampai ibu hamil kehilangan keseimbangan dan terjatuh, dan menyakiti dirinya serta janin.

Yang terakhir adalah, memperhitungkan kekuatan tubuh dalam kondisi hamil saat ini. Misalnya, kalau biasanya Anda bisa menari selama 15 menit untuk satu tarian, bisa jadi kali ini 5 menit sudah cukup.

Pilih yang sesuai jiwa

pregnant-woman-listens-to-music-largethumb2078620Bila selama ini Anda memang terbiasa menari, mungkin Anda bisa langsung menarikan tarian apapun yang Anda kuasai. Tentu saja dengan tetap memegang rambu-rambu menari di saat hamil.

Bagaimana dengan ibu hamil yang bukan atau tidak terbiasa menari? Tak jadi soal. Gerakkan saja tubuh sesuai irama musik yang Anda pilih. Bergeraklah dengan bebas, sekehendak hati. Dengan menari bebas seperti ini, Anda malah bisa mengatur sendiri, seberapa banyak gerakannya dan seberapa lama Anda melakukannya.

Anda pun bisa mengukur kekuatan otot tubuh Anda sendiri. Kalau pinggang Anda tak terlalu kuat, pilih gerakan yang tumpuannya bukan di pinggang, tetapi di kaki, misalnya. Atau mungkin Anda lebih menikmati gerak tari yang banyak menggerakkan kepala dan kedua tangan dengan gemulai.

Menari memang kegiatan sederhana yang menyenangkan. Hanya memerlukan musik dan ruangan secukupnya. Anda tak perlu harus mendatangi tempat khusus  untuk menari. Anda bisa menari di rumah bersama pasangan Anda. Waktunya pun terserah Anda berdua. Atau, berkumpul bersama teman-teman, mengundang guru tari, dan menari bersama. Dijamin suasana hati akan riang dan bahagia. Kehamilan Anda pun berjalan sehat..

Tags: , , , , , , , , ,