Penyembuhan Ilahi

PENYEMBUHAN ILAHI, Me-MUNGKIN-kan yang TIDAK MUNGKIN

( DIVINE HEALING, Make The IMPOSSIBBLE Things … POSSIBLE )

Ketika sudah banyak hal yang kita lakukan dan gagal

Ketika semua jalan yang kita lalui tertutup dan buntu

Ketika segala upaya tiada daya dan hasil

Ketika itu, Allah Bersabda “LUPAKAH ENGKAU AKAN DAKU”

Seringkali kita mendengar penyembuhan penyembuhan yang luar biasa dan seketika baik itu terjadi di Indonesia maupun di negara – negara lain. Penyembuhan – Penyembuhan itu adakalanya melalui Orang Lain seperti : Pendeta, Kyai, Rahib, Pastur ataupun penyembuh spiritual lainnya. Namun tidak jarang melalui DIRI SENDIRI.

Ada begitu banyak metode dan praktek penyembuhan seketika dan luar biasa ini. Ada yang berupa Doa, Affirmasi, Berpikir Positif, Iman dan Kepercayaan, Dzikir, Devosi kepada Nabi, Meditasi, Reiki, Pengurapan Roh Kudus dan banyak lagi lainnya. Dan untuk kesemua metode dan praktek penyembuhan ini, kita orang awam menyebutnya PENYEMBUHAN ILAHI ( Divine Healing ). Sebenarnya apakah Penyembuhan Ilahi itu ?, Bagaimana Terjadinya ?, Mungkinkah itu terjadi pada setiap orang ?, Siapakah yang dapat melakukannya ?, Sampai seberapa jauhkah Keberhasilannya ?.

Untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan diatas, baiklah kita memulainya dengan mengikuti cerita sufi seorang Mullah bernama Nazaruddin berikut ini.

Mullah Nazaruddin dan Pertolongan Tuhan

Pada suatu ketika hiduplah seorang Mullah bernama Nazaruddin yang begitu berbakti kepada Tuhan dan Sesamanya. Dia melakukan kewajiban agamanya dengan rajin, Selalu berderma kepada sesama, membantu orang yang kesusahan, Berperilaku sesuai dengan Kehendak Tuhan. Rajin berdoa dan banyak melakukan kegiatan BAIK lainnya.

Alkisah, di Negara Nazaruddin tinggal terkena bencana alam. Hujan turun ber-hari hari dan menenggelamkan rumah, sawah, ladang. Dimana – mana hanya air dan air belaka. Bencana Hujan ini menimpa dusun dimana Nazaruddin tinggal. Nazaruddin sangat percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan dirinya yang setia kepada Tuhan.

Ketika air sudah mencapai setengah tembok rumahnya, ada seorang tetangganya lewat dan berseru kepadanya : “ Hai Nazaruddin, mari ikut Aku di balok kayu ini agar Kau Selamat “. Nazaruddin tersenyum dan berkata kepada tetangganya “ Pergilah Engkau dengan balok kayumu itu sendirian, Tuhan akan Menyelamatkanku “.

Beberapa saat kemudian, ketika air sudah mencapai ujung atas tembok rumahnya. Sekelompok temannya lewat memakai Getek ( perahu dengan bambu ) dan berseru kepadanya : “ Nazaruddin, Nazaruddin mari ikut kami dengan Getek ini agar kau Selamat “. Kembali dengan senyum Nazaruddin berkata kepada teman – temannya itu “ Tenanglah Pergilah kalian dengan Getek itu, Percayalah Tuhan Akan menyelamatkanku “. Teman – temannya tidak dapat berbuat apa pun karena Nazaruddin menolak pertolongan mereka.

Tak lama kemudian, ketika Air sudah mencapai puncak Atap rumahnya. Sekelompok sanak saudaranya lewat menggunakan perahu kayu yang cukup besar. Mereka melihat Nazaruddin dan segera berteriak dan menepi mendekatinya. “ Mari, Mari, Mari Nazaruddin masih tersedia banyak tempat di perahu ini untukmu. Ayo bergegas agar kita semua selamat “. Lagi – Lagi Nazaruddin tersenyum dan berkata “ Wahai sanak saudaraku selamatkanlah diri kalian, jangan perdulikan aku. Tuhan akan menyelamatkanku “. Dengan sedih, sanak saudaranya meninggalkan Nazaruddin di atas atap rumahnya yang sudah mulai tergenang air.

Dan Akhirnya Nazaruddin, Mullah yang Dikasihi Tuhan meninggal dunia.

Ketika Nazaruddin berjumpa dengan Tuhan, dia segera berseru dan mengeluh kepadaNYA. “ Tuhanku, ya Tuhanku mengapa Engkau meninggalkan aku dan tidak menyelamatkanku dari Bencana ini. Bukankah jika Aku, ENGKAU selamatkan akan ada banyak orang yang lebih bertaqwa kepadaMU “. TUHAN memandang Mullah Nazaruddin dengan penuh KASIH dan berkata dengan lemah-lembutNazaruddin, tidakkah Kau ketahui AKU telah mencoba menolong dan menyelamatkanmu TIGA KALI dan Engkau telah menolakNya “.

Nazaruddin terperanjat dan segera berkata “ Tidak Mungkin Tuhanku, Tidak Mungkin… Aku tidak akan pernah menolak PertolonganMu “. Kembali TUHAN tersenyum dan berkata penuh KASIH “ Nazaruddin, Nazaruddin, Nazaruddin … Tidakkah Kau Mengerti bahwa Tetanggamu yang di balok kayu, Teman – Temanmu di Getek dan bahkan sanak saudaramu di Perahu Besar telah KU kirim untuk menyelamatkanmu dan Engkau telah Menolak Mereka “.

Nazaruddin diam terpaku dan tertunduk malu. “ Tuhanku, Maafkanlah Kebodohan dan Keangkuhanku yang tidak mampu melihat Rahmat, Cinta dan KuasaMU “.

Penyembuhan Ilahi adalah Penyembuhan Sederhana yang Luar Biasa

Susan G. Schaumsky dalam bukunya Divine Revelation mengungkapkan dengan kata – kata yang indah. “ Kesembuhan dari Allah yang mencintai kita begitu sederhana, … Ketuklah maka Pintu akan dibukakan, Mintalah maka kau akan diberikan, Carilah maka kau akan mendapatkannya …“.

Getaran Kasih Penyembuhan Tuhan yang begitu besar dan luar biasa seringkali terjadi pada Penyembuhan Seketika dalam suatu kegiatan ritual Penyembuhan Massal, baik yang dilakukan oleh para penyembuh spiritual, pendeta, rahib, Kyai dan lain sebagainya. Dan umumnya hal ini dikaitkan dengan kegiatan ritual agama. Hal ini terjadi karena adanya harapan dan kesadaran kolektif dari sekian banyak orang yang berkumpul pada saat penyembuhan itu berlangsung.

Penyembuhan Ilahi menuntut SATU syarat penting yang tidak bisa tidak, yaitu : KEAKTIFAN PASIEN. Hal ini berarti sang pasien benar-benar mengharapkan dan percaya, meminta dengan penuh kesungguhan hati ( iman ), merasakan getaran Kasih Penyembuhan Allah dan TERJADILAH kesembuhan itu. Namun ada satu yang perlu diketahui bahwa tidak seluruh Penyembuhan Ilahi bersifat seketika. Bahkan seringkali penyembuhan Ilahi membutuhkan proses.

Siapapun dapat menjadi Penyembuh Dirinya sendiri dalam Penyembuhan Ilahi. Orang lain hanya menjadi media perantara antara Tuhan dan Diri Anda. Bila anda sendiri yang menjadi media perantara itu, alangkah indahnya peristiwa itu.

Proses Penyembuhan Ilahi begitu sederhana, namun harus di-ingat tidak ada Penyembuhan Ilahi yang berdiri sendiri. Hal ini berarti, Anda tetap harus menjalani pemeriksaan – pemeriksaan medis yang lain, mengikuti pola makan yang benar dan sehat ( Food Combining misalnya ), Melakukan kegiatan – kegiatan lainnya seperti berdoa, olah raga dan aktivitas lainnya.

Pengalaman pribadi Dokter Martin Brofman ( seorang dokter medis tinggal di Belgia ) dalam mengatasi penyakit kanker yang diderita-nya merupakan suatu pengalaman berharga yang dapat kita jadikan contoh. Dokter Martin melakukan terapi alternatif gabungan setelah mendapat Vonis “Secara Medis Tidak Dapat Disembuhkan” dari para dokter yang merawatnya. Dia yakin dan percaya bahwa Tuhan dan DIRI-nya masih dapat hidup dan sembuh dari penyakit yang dideritanya. Dia menggunakan teknik-teknik doa, meditasi, affirmasi positif, akupuntur, reflexology, energi bunga ( flower essence ), auto sugesti. Setelah kurang lebih 3 bulan dia melakukan berbagai hal diatas dengan penuh kesungguhan hati, akhirnya dokter yang merawatnya mengatakan “ Maaf, mungkin terjadi kesalahan laboratorium dan diagnosa terhadap diri Anda sebelumnya. Karena berdasarkan hasil laboratorium dan diagnosa saat ini, Anda dapat dikatakan tidak menderita kanker “.

Dokter Martin Brofman mengatakan “ Penyembuhan Ilahi bukan suatu hal yang pasif, dimana kita hanya menunggu dan menunggu pertolongan Ilahi tanpa berbuat apapun. Tapi kita secara aktif mencoba berbagai alternatif dan Terjadilah Penyembuhan Ilahi tersebut. Tuhan pun menginginkan ke-aktifan kita. Karena kita sebagai manusia citra Tuhan diberikan Kehendak Bebas untuk menentukan yang terbaik buat kita”.

Keberhasilan Penyembuhan Ilahi tergantung kepada diri kita sendiri, apabila kita percaya dan yakin bahwa Tuhan dan diri kita meng-ingin-kan KESEMBUHAN, maka Penyembuhan Ilahi pun terjadi. Begitu sederhananya Kebenaran ini sehingga banyak orang tidak mempercayai, dimana hal ini mengakibatkan banyak orang tidak dapat mendapat KESEMPATAN untuk merasakannya.

Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi ( White Light Divine Healing )

Teknik penyembuhan ini sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Sebenarnya bahkan di tiap agama ada tersirat teknik Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi ini. Berdasarkan pengalaman penulis pribadi dan orang-orang lain yang melakukan-nya, teknik penyembuhan ini membawa dampak positif bagi Kehidupan orang yang melakukannya.

Beberapa hal positif yang pernah dialami oleh orang-orang yang melakukan teknik ini adalah sebagai berikut :

Menjadi lebih dekat dengan Tuhan.

Dapat merasakan Rahmat dan Berkat Tuhan dalam Kehidupan.

Emosi – Emosi negatif menjadi hilang.

Relasi dengan orang lain menjadi lebih baik.

Rasa takut dan Mimpi yang menakutkan hilang.

Proses Penyembuhan Penyakit menjadi lebih signifikan.

Kehidupan menjadi lebih bermakna.

Dan masih banyak lagi hal positif lainnya yang dapat dirasakan dan dialami oleh orang – orang yang melakukan teknik Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi ini.

Jika kita kaitkan dengan chakra ( pusat energi ) di tubuh manusia, maka sesungguhnya teknik ini menggunakan 3 ( tiga ) chakra yaitu : chakra jantung, chakra tenggorokan dan chakra ajna ( mata ketiga ). Oleh karena itu, secara sederhana Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi dapat kita ungkapkan dengan kata – kata sebagai berikut :

Kita meyakini dengan iman dan kepercayaan ( chakra jantung ) akan Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi, Kita memohon Rahmat dan Berkat Tuhan dengan Affirmasi Positif ( chakra tenggorokan ), dan kita mem-visualisasi-kan ( chakra ajna ) Cahaya Nur Ilahi ( Roh Kudus, Cahaya berwarna Putih Terang ) me-masuki Tubuh kita melalui Kepala seperti suatu tabung cahaya putih yang menyelimuti dan mengalir tanpa henti di sekujur tubuh kita.

Rasakan Cahaya Nur Ilahi tersebut membersihkan seluruh sel-sel tubuh dari segala jenis penyakit ( energi negatif ), Ungkapkan Rasa Syukur dan Terima Kasih kepada Cahaya Kasih Ilahi, Sadarilah Keberadaan Cahaya Nur Ilahi yang terus menerus mengalir dalam diri anda tanpa henti.

Dan Proses Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi ini pun berlangsung

Ada beberapa petunjuk praktis bagi Anda untuk melakukan Teknik Penyembuhan ini, yaitu :

Relaksasi-kan diri Anda.

Anda dapat melakukannya dengan duduk tegap dan santai, atau tiduran degan kedua belah tangan disamping anda ( telapak tangan terbuka keatas ). Anda bernafas dengan santai dan tenang, nikmati keluar – masuk nafas anda, rasakan seluruh tubuh dan pikiran anda menjadi santai dan tenang. Anda dapat men-dengarkan musik – musik relaksasi atau meditasi yang lembut.

Ber-DOA-lah sesuai dengan keyakinan Anda.

Anda dapat melakukan dzikir, doa Bapa Kami, melafalkan mantra-mantra budha dan segala jenis doa lain sesuai dengan keyakinan Anda. Lakukan-lah doa-doa ini, sehingga anda dapat merasakan Vibrasi doa Anda dalam diri anda.

Mintalah Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi masuk dalam diri Anda.

Ungkapkan permohonan dan permintaan anda dengan keyakinan yang penuh ( iman ). Gunakan Affirmasi Positif dan berlaku SEKARANG ( Saat ini ). Beberapa contoh dibawah ini dapat anda pergunakan.

Tuhan … Terima Kasih atas Rahmat dan BerkatMU

Tuhan … Kesembuhan Diriku, Kurasakan SEKARANG

Tuhan … Diriku Semakin Sehat, Sehat dan Sehat

Gunakan bahasa dan ungkapan yang positif dan sesuai dengan diri anda. Jika anda lebih tersentuh dengan menggunakan bahasa Ibu anda, lakukan saja. Rasakan dan Sadari Vibrasi Affirmasi Positif Anda mengelilingi diri dan lingkungan anda.

Visualisasikan dan Sadarilah Cahaya Putih Terang ( Nur Ilahi ) memasuki diri Anda.

Sambil anda ungkapkan affirmasi positif anda, visualisasikan Cahaya Nur Ilahi memasuki diri anda secara terus menerus. Cahaya itu memasuki dari atas kepala anda ( chakra mahkota ) dan mengalir tanpa henti ke seluruh badan anda. Rasakan dan Sadari Cahaya Nur Ilahi tersebut, Ungkapkan rasa Syukur dan Terima Kasih atas Rachmat dan Berkat ini.

Biarkan Cahaya Nur Ilahi ini menyentuh diri anda, sel – sel tubuh anda dan menyelaraskan vibrasi diri anda dengan vibrasi alam semesta. Lakukan hal ini sekitar 15 – 30 menit. Dan Jika anda tertidur karenanya, biarkan saja karena Cahaya Nur Ilahi masih terus mengalir dalam diri anda.

Bila anda sudah merasa cukup, Sambil membuka mata Ucapkan dengan penuh Syukur dan Terima Kasih.

Terima Kasih Tuhan atas Rahmat dan BerkatMU … Sebanyak 3 kali

Terima Kasih Tuhan atas Kasih dan KuasaMU … Sebanyak 3 kali

Terima Kasih Tuhan atas KesembuhanKU …. Sebanyak 3 kali

Anda dengan tenang santai sejenak, Nikmati ketenangan diri anda tanpa perlu terburu – buru untuk melakukan hal yang lain ( kurang lebih 2 – 3 menit ). Selesai-lah sudah Proses Penyembuhan Cahaya Nur Ilahi ini.

Anda dapat melakukan teknik ini, kapan saja anda mau. Tanpa perlu terikat waktu. Biasanya jika anda ingin tidur malam hari anda bisa lakukan teknik ini dan biarkan anda tertidur. Pada saat anda bangun pagi, Ucapkan rasa Syukur dan Terima Kasih itu. Proses Penyembuhan Ilahi ini mulai sedang berjalan dalam diri anda.

Email This Page Email This Page

Produk dan Service Lain: